Change Font Size

Change Screens

Change Layouts

Change Direction

Change Menu Styles

Cpanel

Peringatan Kemerdekaan RI ke-68

E-mail Print PDF

Pelaksanaan Peringatan Kemerdeaan Repulik Indonesia yang ke-68 dilaksanakan seminggu setelah hari kemenangan Umat Islam

 

 

(17/08)Upacara Bendera yang dilaksanakan peserta didik SMK AHMAD YANI Kota Probolinggo dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke- 68 berlangsung dengan khidmat. Acara diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 17 Agustus 2013 di mulai dari pukul 07.00 WIB bertempat di Kampus 1 Jalan Mastrip 194 Probolinggo. Selain peserta didik Bapak/Ibu Guru juga ikut menghadiri acara upacara. Serangkaian upacara dimulai dari persiapan upacara yang dipimpin oleh Bapak Arie Wibowo dan Bapak Hengky NET. Sedangkan yang bertindak sebagai petugas upacara adalah perwakilan peserta didik dari OSIS.   
Inspektur Upacara Peringatan hari kemerdekaan RI yang ke- 68 adalah Bapak kepala SMK AHMAD YANI Kota Probolinggo, Bapak WARNOTO, M.Pd. Dalam pidatonya  Beliau mengajak semua peserta didik banyak bersyukur karena peringatan upacara kemerdekaan kali ini bertepatan dengan satu minggu setelah hari kemenangan bagi umat Islam, serta betapa suburnya Negara Indonesa ini seperti lirik lagu “ Tongkat Kayu Jadi Tanaman”, dan kondisi SDM nya pada waktu itu menjadi penyebab mengapa bangsa barat berbondong-bondong datang kenegara ini untuk menjajah kurang lebih 3,5 abad.
Kemerdekaan yang kita raih sudah melewati banyak perjuangan sebagai generasi bangsa peserta didik harus membekali diri dengan 3 hal penting yaitu hati , otak dan tangan, perjuagan dimulai dari niat yang terprogram dalam pikiran kita dan dilaksanakan dengan penuh semangat.
Disamping itu juga disampaikan bahwa Negara ini masih belum benar-benar merdeka karena sesungguhnya kita masih di jajah oleh bangsa lain sebagai contoh dalam bidang otomotif, di Negara kita masih banyak mobil, sepeda motor buatan dari Negara lain, itu salah satu bentuk penjajahan dalam era modern. Padahal bangsa ini pernah membuat pesawat terbang kenapa mobil dan sepeda motor saja tidak bisa, Beliau juga mengingatkan seluruh peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi jangan berhenti di tingkat SLTA saja.
“MERDEKA, MERDEKA, MERDEKA” teriak Bapak Warnoto,M.Pd dan serentak di ikuti seluruh peserta upacara dengan semangat
Kemudian setelahacara upacara berakhir dilanjutkan dengan halal bi halal saling bermaafan baik guru dengan siswa maupun antar guru.

 

 

 

 

You are here